Ini 6 Alasannya CV Bagus, Tapi Tak Juga Dapat Panggilan Kerja?

Add Comment


Anda mungkin tersenyum bangga saat menuliskan sejumlah keahlian, pengalaman, dan prestasi cemerlang yang telah Anda kumpulkan selama ini ke dalam CV.  Anda kemudian memeriksa sekali, dua kali, beberapa kali untuk kesalahan pengejaan dan tata bahasa. Yup, sudah cukup impresif. Tapi kok, Anda tidak pernah dihubungi dan dipanggil wawancara kerja? Mungkin tanpa sadar, Anda telah melakukan salah satu kesalahan ini. 

1.Tidak Relevan

Seberapa keren CV Anda, jika pengalaman dan pendidikan Anda tidak sesuai dengan posisi yang mereka butuhkan, CV Anda akan dipinggirkan. Cermati dulu deskripsi pekerjaan untuk posisi yang Anda lamar. Terkadang, Anda hanya perlu mengubah sedikit susunan kalimat untuk menonjolkan keahlian yang dicari perusahaan. 

2. Tidak Mendetail 
Anda hanya mencantumkan keahlian Anda dan pengalaman dalam bentuk daftar tanpa keterangan tambahan. Berikan penjelasan ekstra mengenai keahlian dan pengalaman Anda serta bagaimana mereka membantu pekerjaan Anda sebelumnya: baik saat Anda membantu dalam proses set up, membantu meningkatkan profit perusahaan, dan lain-lain. 

3. Ketahuan 'Memperindah' CV

Jangan coba-coba merombak informasi dalam CV hanya untuk membuat recruiter terkesan, baik itu nilai IPK Anda, jabatan Anda, periode kerja Anda, atau yang lainnya. Beberapa recruiter akan mengecek informasi yang Anda sertakan melalui telepon ke instansi yang berkaitan atau menanyakan langsung saat wawancara. Jika ternyata tidak sesuai dengan kenyataan, CV Anda pun akan masuk tempat sampah. 

4. Terdeteksi Sebagai Kutu Loncat 
Jika CV Anda berisi pengalaman kerja singkat di beberapa perusahaan dalam setahun, kemungkinan besar recruiter akan langsung ilfeel. Sering pindah-pindah kerja dalam waktu singkat dapat membuat pihak perusahaan potensial meragukan loyalitas Anda.  

5. Terlalu Lama Menganggur 
Ada periode vakum panjang antara pekerjaan lama dan sekarang yang membuat pihak perusahaan mempertanyakan kemampuan Anda mendapat pekerjaan baru dan apa saja yang Anda lakukan sepanjang waktu tersebut. Namun jika Anda memang sudah lama berhenti kerja dan kini dapat kesempatan untuk wawancara lagi, ikuti petunjuk berikut untuk menjelaskan periode vakum kerja. 

6. Kesalahan Cover Letter

Bila perusahaan secara spesifik meminta agar Anda menyertakan cover letter saat melamar, besar kemungkinan Anda juga akan dinilai melalui keapikan cover letter yang Anda kirimkan. Bisa jadi kesalahan di cover letter menjadi alasan utama Anda ditolak.  

Apakah Anda tahu kesalahan dan alasan lain yang dapat merebut peluang Anda dihubungi untuk bekerja? Tell us below! 

Ada 4 Alasan Anda Tak Perlu Takut Berhenti Kerja

Add Comment

Sudah lama Anda mempertimbangkan untuk berhenti kerja. Setelah mencermati dan mempertimbangkannya baik-baik, Anda tahu ini memang sudah saatnya untuk keluar dari pekerjaan Anda. Namun suara kecil dalam kepala—atau mungkin suara dari orang sekeliling—meminta Anda untuk terus berusaha, terus bersabar, “daripada jadi pengangguran”, "toh gajinya lumayan". Anda pun mulai ragu. Haruskah keluar? 

Jika Anda sudah paham betul apa alasan untuk keluar dan apa risiko yang akan Anda hadapi, menurut tim Qerja, sure, go ahead! Berikut alasannya. 

1. Keputusan Anda Mempengaruhi Semua Pihak 
Apa yang akan terjadi jika Anda memutuskan untuk memaksakan diri dan tetap bekerja di pekerjaan yang tidak Anda sukai? Efeknya bagi Anda sendiri mungkin lebih jelas: lebih rentan stress, tidak punya dorongan kuat untuk menghasilkan yang terbaik, dan lainnya. Yang tidak terpikirkan mungkin dampaknya pada orang terdekat Anda, bahkan tempat kerja Anda sendiri. Produktivitas Anda yang menurun dan minimnya minat Anda untuk memberi kontribusi berisiko menjatuhkan performa perusahaan. Di sisi lain, ketidakbahagiaan Anda juga dapat mengacaukan keseimbangan antara work dan personal life Anda bila tekanan yang Anda rasakan terbawa sampai ke rumah. 

2. Anda Tidak Menghabiskan Waktu dan Energi 
Jangan pernah menyesal bila ingin meninggalkan pekerjaan yang tidak membawa dampak positif pada perjalanan karier maupun kesejahteraan Anda. Tidak ada gunanya terus membuang-buang waktu Anda bekerja untuk sesuatu yang membuat Anda sengsara. Waktu dan sumber daya ekstra Anda nantinya bisa Anda salurkan untuk hal-hal positif lain yang akan membawa Anda lebih dekat ke apa yang Anda inginkan dalam karier atau hidup. 

3. Anda Terdorong Untuk Terus Mengeksplorasi 
Kecuali Anda sudah bersiap sedia sebelumnya, ketika Anda memutuskan untuk keluar, kemungkinan besar Anda akan merasa sedikit panik karena semua terasa tidak pasti. Dorongan untuk bergerak cepat membuat Anda akan terbuka untuk menjelajahi semua peluang yang ada, bahkan yang tidak Anda bayangkan sebelumnya. Gunakan baik-baik kesempatan ini sebagai titik balik dalam perjalanan karier Anda. 

 4. Quitting is a Beginning 
Ketika Anda berhenti melakukan sesuatu yang tadinya merupakan rutinitas Anda, Anda sedang bergerak, dinamik, menuju satu titik baru. Tindakan Anda untuk keluar dari pekerjaan Anda sekarang berarti Anda telah memulai perjalanan untuk mengejar kesempatan-kesempatan baru, entah itu untuk pekerjaan impian Anda atau perubahan arah hidup.  

Siap untuk keluar dan menemukan pekerjaan impian Anda? Mulailah di sini. 

Support Us

DONASI VIA OVO Bantu berikan donasi jika suka dengan konten kami. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain INI. Terima kasih.
DONASI VIA Gopay Bantu berikan donasi jika suka dengan konten kami. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain INI. Terima kasih.